Foro de Prueba

TerangRaya Bukan Sekadar Portal, Tapi Sikap

 
Picture of awe putri
TerangRaya Bukan Sekadar Portal, Tapi Sikap
by awe putri - Wednesday, 7 January 2026, 6:03 AM
 

Banyak portal berita bermunculan, tampil rapi, cepat, dan penuh pembaruan. Namun tidak semua memiliki sikap. TerangRaya sejak awal menyadari bahwa menjadi portal saja tidak cukup. Di tengah banjir informasi, yang dibutuhkan publik bukan hanya berita, tapi keberanian untuk mengambil posisi. TerangRaya memilih menjadi lebih dari sekadar wadah berita—ia memilih menjadi sikap.

Sikap berarti tidak netral dalam menghadapi ketidakadilan. Ketika kerusakan lingkungan dianggap biasa, TerangRaya memilih bersuara. Ketika kebijakan publik merugikan masyarakat kecil, TerangRaya tidak bersembunyi di balik bahasa aman. Sikap ini bukan lahir dari keinginan terlihat paling benar, melainkan dari kegelisahan yang nyata.

TerangRaya memahami bahwa jurnalisme tidak hidup di ruang hampa. Setiap tulisan punya dampak, sekecil apa pun. Karena itu, bersikap adalah bentuk tanggung jawab. Media yang mengaku netral di tengah situasi timpang sering kali tanpa sadar berpihak pada status quo. TerangRaya menolak posisi nyaman tersebut.

Menjadi sikap juga berarti konsisten. Tidak berubah arah hanya karena tren, tidak melembek hanya karena tekanan. TerangRaya mungkin tidak selalu halus dalam menyampaikan pesan, tapi kejujuran lebih diutamakan daripada kesopanan semu. Bahasa yang lugas dan kadang menyentil adalah cerminan realitas, bukan sekadar gaya.

Sikap TerangRaya juga terlihat dari keberpihakannya pada pembaca sebagai manusia, bukan angka statistik. Pembaca dianggap cukup dewasa untuk berpikir, berbeda pendapat, bahkan marah. Diskursus lebih penting daripada kenyamanan. Karena perubahan tidak pernah lahir dari rasa aman yang berlebihan.

Tentu, bersikap punya harga. Tidak semua pihak senang dikritik. Tidak semua pembaca betah digugah. Tapi TerangRaya tidak dibangun untuk menyenangkan semua orang. Ia dibangun untuk jujur pada realitas dan konsisten pada nilai yang diyakini.

Di tengah media Berita Lingkungan yang makin homogen, TerangRaya berdiri sebagai pengingat bahwa jurnalisme adalah soal keberanian moral. Bukan sekadar menyampaikan apa yang terjadi, tapi juga berani mengatakan mengapa itu bermasalah. TerangRaya bukan sekadar portal. Ia adalah sikap—dan sikap itu memilih untuk tidak diam.